Kali ini aku akan bercerita
tentang masa kecilku. Kira-kira saat aku usia 5 atau 6 tahunan. Masa kecilku
adalah masa-masa yang sangat menyenangkan. Bukan hanya menyenangkan buatku
saja, tetapi mungkin mereka yang seangkatan denganku pernah sama merasakannya. Karena
sangat jauh berbeda dengan keadaan sekarang ini. Masa kecilku mungkin sekarang
banyak orang menyebutnya generasi 90-an (Sembilan puluhan).
Waktu itu keadaan di desaku masih
sangat alami. Tanah-tanah pekarangan masih luas, belum banyak bangunan rumah. Kami
anak-anak pada masa itu bermain dengan alat permainan seadanya. Yang anak putri
kadang bermain rumah-rumahan dengan menggunakan debu tanah di musim panas. Sementar
yang putra bermain membuat gunung-gunungan dari debu tanah juga yang kemudian
diberi air.
Anak-anak putri bermain
menggunakan debu tanah yang dikumpulkan dengan mengeruk pakai sendok atau alat
lainnya. Kemudian debu tanh tersebut disusun mendatar membentuk rumah. Kami sangat
senang sekali meskipun hanya bermain dengan debu tanah.
Ketika sedang bermain kemudian
ada pesawat atau helicopter lewat terbang di atas kita, kami sangat gembira
sekali. Kami berteriak-teriak sambil bernyanyi-nyanyi. “Kapal mabur uur.. umahe
duwuurr uurr… dst.” Atau berteriak minta duit. Heheheh…
Waktu itu memang sering kali
pesawat dan helicopter melintasi pedesaan. Entah itu apa tujuannya kami tidak
tahu. Yang kami tahu adalah kami senang melihat alat transportasi tersebut.
Memang saat itu masih jauh sekali
dengan teknologi saat ini. Jangankan HP, televisi saja untuk satu desa yang
punya hanya beberapa orang saja. Jangankan mobil, untuk sepeda motor saja yang
memiliki hanya orang-orang tertentu saja.
Kami biasa menonton televise bareng-bareng
satu RT bahkan mungkin satu RW di salah satu rumah milik orang kaya yang sudah
memliki televisi. Stasiun yang ada saat itu pun hanya TVRI. Stasiun televisi milik pemerintah. Waktu mulainya dari pukul
15.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB. Film-filmnya pun tidak seperti
sekarang ini. Setiap pukul 21.00 WIB adalah waktu untuk melihat “Dunia Dalam
Berita”. Berbagai informasi dari belahan dunia dapat kami ketahui dari acara
berita tersebut. Bersambung.
Thanks for reading & sharing CERITA HARIANKU

0 komentar:
Posting Komentar